ADU ILMU PEMAIN OOH KELAS DUNIA

Meningkatnya Industri OOH Dunia dan Tren Di Masa Depan

Otego media iklan luar ruang

Tim Marketing Otego

24 Oktober 2022

Disadur dari artikel

https://www.worldooh.org/apac-forum-2022

 

WORLD OF OUT OF HOME ORGANIZATION (WOO) APAC Forum

World Out of Home Organization APAC Forum merayakan industri dalam keadaan yang baik, enerjik, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Ini terangkum dalam suksesnya acara Forum Asia Pasifik (APAC) minggu lalu di Kuala Lumpur, pertama kalinya dalam sejarah WOO, dengan lebih dari 200 peserta mendengarkan program lengkap dari berbagai pembicara yang memperlihatkan dampak meningkatnya OOH , termasuk panel-panel pembicara  yang berdiskusi mengenai pangukuran audiens, programmatic, dan kreativitas.

Pembicara terdiri dari pemain besar pemilik media, agency, pemasar dan vendor, dengan representasi yang kuat dari Asosiasi tingkat regional, sebagai penggerak pertumbuhan utama di masing-masing market.

Hari Pertama

Presiden WOO, Tom Goddard memiliki pesan optimis untuk delegasi yang datang dari berbagai wilayah di asia pasifik – pusat dari sepertiga dari PDB (GDP) di dunia – yang bersiap membagikan berita baik, kembalinya industri luar griya (Out Of Home) setelah pandemic. Tapi ia memperingatkan meskipun berbagai dinamika positif yang membawa media ini maju, secara industry masih perlu meningkatkan kolaborasi di berbagai tingkat dan meningkatkan focus dari kompetisi local ke Kerjasama level sectoral untuk melawan ancaman dari media-media lain.

Goddard membuka presentasinya dengan call to action, mendorong semua peserta untuk:

  • – Mendigitalisasi Inventori
  • – Investasi di Teknologi Iklan (Adtech)
  • – Menyediakan Metrik pengukuran yang berkualitas
  • – Investasi di Data Analitic
  • – Secara aktif mendukung dan mempromosikan asosiasi
  • – Bekerja lebih baik Bersama-sama

Berbagai negara juga ikut memberikan pandangan mulai dari Malaysia, Jepang, Indonesia, Korea Selatan, China, dan Singapura. Sesi siang dimulai oleh Sam Balsara, Chairman dan CEO of media group Madison dari India, yang memperlihatkan peluang dan potensi OOH yang tergambar dari cakupan total media mix. Tema lain termasuk perlunya pengukuran audiens yang valid, sebuah tema yang dibahas detail di hari kedua, sebagaimana tantangan yang dihadapi oleh market yang terpecah-pecah (market fragmentation). Ia juga merayakan bagaimana wilayah ini adalah rumah dari perkembangan yang paling inovatif dan berdaya jangkau luas dari digital OOH.

Winnie Chen-Head, Partner dan Head dari Product & Growth, Dentsu Media di Malaysia, memimpin sesi ‘Out of Home – rumah alamiah untuk kreativitas hebat’ dengan kontribusi dari Remus Hoo, Brand dan Marketing Specialist di Telecommunications dari Malaysia, dan Sid Nair, Associate Creative director di Dentsu Malaysia. Sesi ini menegaskan untuk terus melanjutkan pentingnya kreativitas bagi setiap pemasang iklan OOH.

Blair Robertson dari Daktronics berbicara mengenai dampak lingkungan dari penerangan/luminance digital billboard. Isu yang penting di dunia yang peduli dengan sustainability.

Mel Lindquist, dari Talon memimpin sesi ‘Pandangan OOH dari sisi pembeli’ dimana ia dan Chloe Neo, CEO, Omnicom Media Group dari Singapore memberikan pandangan pembeli dan apa yang media ini butuhkan: pengukuran audiens, programmatic yang bekerja dan verifikasi.

Pada topik Pengukuran Audiens, Angie Cutter, Managing Director dan founder TAC Media di Malaysia, memimpin sesi selanjutnya berjudul ‘Akselerasi Pertumbuhan OOH dengan pengukuran Audiens.’   Dalam panel diskusi, termasuk kontribusi dari Foong Ai Peng dari Maxis, Javed Jafri dari Unilever, Ryan McPherson dari GroupM dan Vindy Wong dari IPG Mediabrands.

Hari Kedua

Hari kedua fokus pada ‘keilmuan/science’ dari OOH dan dibuka oleh Cathy O’Connor CEO dari oOh!Media Australia, menggarisbawahi peluang besar jika memiliki data yang lebih baik, untuk memperkuat penawaran OOH kepada pengiklan.

Konsultan WOO Gideon Adey memimpin panel selanjutnya tentang Pengukuran Audiens. Adey di panggung Bersama Charmaine Moldrich dari the Outdoor Media Association (OMA) di Australia, Rachana Lokhande dari Indian Outdoor Advertising Association (IOAA), dan Angie Cutter digital media owner TAC Media di Malaysia dan Ichiro T. Jinnai, Presiden dari Hivestack namun mewakili Kamar Dagang/trade body DSC di Jepang mendiskusikan aturan, urun dana dan manajemen dari proyek Pengukuran Audiens yang berskala besar. Sesi ini diakhiri oleh Mark Flood dari IPSOS yang menggarisbawahi beberapa solusi mutakhir yang tersedia untuk membantu OOH “Melepaskan Kekuatan dari Para Audiens Kita”.

Pada hari terakhir forum mengenai pertukaran secara programmatic, Nigel Clarkson, CRO dari Hivestack memulai dengan “Alasan untuk bergembira – Pandangan mengenai Peluang Programmatic di OOH.” Diikuti Mat Steffenson, Director of Supply APAC dari Vistar dengan contoh kasus yang Vistar miliki.

Charles Parry-Okeden, Chair of Australia’s OMA dan member WOO Board lalu memoderasi Panel mengenai programmatic, salah satu highlight dari forum ini. Panellists terdiri dari Troy Yang, Managing Director of North Asia, dari Hivestack; Remi Roques, General Manager dari Broadsign APAC, Franck Vidal, Director, Southeast Asia Sales & Partnerships dari Vistar Media dan Srikanth Ramachandran, Founder dan Group CEO dari Moving Walls. Panelis memeriksa secara detail status terakhir dan trend dari pertukaran secara programmatic di wilayah ini, dan diikuti sesi tanya jawab yang meriah.

Di sesi terakhir, Gregory Fournier dari programmatic trail-blazer The Trade Desk, mengkeksplor perkembangan terakhir, termasuk peluang OOH di iklan secara Omnichannel. Pertumbuhan Omnichannel ini adalah peluang besar bagi OOH untuk melebarkan sayapnya dan menangkap revenue yang hingga kini dipakai di media lain, baik di APAC maupun secara global.

Presiden WOO, Tom Goddard berkata: “Kami tidak bisa mengharapkan APAC forum yang lebih baik. Kualitas pembicara sangat tak ternilai dengan pandangan dan tips untuk berkompetisi lebih baik dan lebih kuat di market media yang terus menantang secara regional dan global. Ini yang paling baik”

“Tapi yang terpenting, adalah kesempatan menakjubkan bagi industri di wilayah yang sangat besar dan beragam untuk bersama-sama, membagi pengalaman dan memiliki tujuan Bersama sehingga kita dapat bergerak secara kuat bersama. Dari perspektif WOO, kami menerima sambutan yang luar biasa, yang membuat kami bangga bisa menjadi bagian dari industri media yang luar biasa ini.”

Mengenai WOO

World Out of Home Organization (sebelumnya FEPE International) adalah satu-satunya Asosiasi Out of Home skala Global, bekerja untuk mempromosikan dan meningkatkan industri OOH