brand awareness

Apa Itu Brand Awareness dan Bagaimana Strateginya

Otego media iklan luar ruang Marketing Strategist
Paramita Jayanthi
09 September 2022

Hampir semua orang pasti pernah terpapar ataupun secara tidak langsung telah menjadi ‘aware’ dengan brand-brand tertentu. Misal, apabila Anda melihat sebuah benda yang berwarna biru benhuur, apakah Anda teringat pada suatu brand bank kenamaan di Indonesia?

Berikutnya, apabila Anda berkata ingin minum air mineral, apakah Anda seringkali salah menyebut ‘air mineral’ menjadi merk penjual air mineral tersebut?

Selanjutnya, apabla Anda melihat gambar apel yang telah tergigit, apakah gambar tersebut langsung mengingatkan Anda dengan brand handphone kenamaan tersebut?

Jika jawaban-jawaban tersebut adalah ‘ya’, artinya brand-brand tersebut telah berhasil membuat brand awareness dengan baik. Sampai-sampai Anda, sebagai audiens, telah hapal di luar kepala tentang brand tersebut.

Brand Awareness Adalah

Brand awareness adalah sebuah istilah dalam Bahasa Inggris yang berarti kesadaran merk di Bahasa Indonesia. Seperti namanya, brand awareness adalah sebuah istilah untuk menanamkan kesadaran pada audiensnya mengenai brand nya.

Proses dari membangun brand awareness disebut dengan branding, dimana sebuah brand memberikan makna ataupun sebuah hal yang dapat menjadi identitas bisnisnya. Branding juga dapat berupa sebuah hal yang dapat membuat audiens teringat terus-menerus dengan brand tertentu. Hal ini bisa berupa penggunaan warna yang khas, logo, slogan, dan lain-lain.

Tujuan akhir dari branding adalah kondisi dimana pengetahuan tentang brand tersebut melekat di benak para audiens dan para customer sehingga dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka.

Apa sih Pentingnya Brand Awareness?

Berikut beberapa manfaat dari brand awareness untuk brand-mu!

1. Brand Awareness Tingkatkan Kesadaran Orang Akan Adanya Brand

Anda pernah dengar istilah tak kenal maka tak sayang?

Nah, branding sejatinya berfungsi untuk memperkenalkan brand pada audiens sebagai calon konsumen.

Orang-orang telah terpapar berbagai macam brand, 1 produk yang sama saja dapat dijual oleh berbagai macam merk, contohnya kopi. Anda bisa menemukan berbagai merk kopi dengan kualitas, target pasar, dan branding yang berbeda-beda pula. Ada beberapa merk kopi yang mengutamakan kualitas biji kopi sebagai USP (Unique Selling Point)-nya, yang lain mengutamakan variasi rasa minumannya, bahkan ada pula yang memberikan kesan mewah sebagai USP-nya.

Apapun itu USP dari sebuah brand, brand harus bisa meninggalkan impresi yang bagus dan ‘mengena’ pada benak audiensnya. Sehingga, audiens akan selalu sadar dan mengingat brand Anda.

Ketika seseorang telah mengingat merk Anda, maka ingatan tersebut akan menimbulkan rasa aman karena terbiasa. Efeknya adalah ketika seseorang pergi untuk membeli produk yang Anda jual, maka ia akan cenderung membeli brand Anda dibanding merk lainnya.

2. Brand Awareness Untuk Menarik Pelanggan Baru

Brand yang meninggalkan kesan positif pada audiensnya akan berpotensi memperoleh lebih banyak pelanggan baru. Inilah salah satu alasan pentingnya iklan. Tidak sekadar untuk memperkenalkan produk, iklan juga menjadi representasi merk. Maka tak heran bila sekarang ini produksi iklan semakin gencar dan unik penyampaiannya, hal tersebut bertujuan untuk meninggalkan kesan unik dan menarik di pikiran para audiens.

Apabila iklan Anda telah menarik, saatnya pertahankan atau tingkatkan kualitas dari produk dan juga layanan Anda. Tidak ada kombo yang lebih pas daripada branding yang baik, dengan produk yang bagus, juga pelayanan yang apik.

Ingatlah sebuah hukum dasar marketing: 1 konsumen puas akan mendatangkan 10 konsumen baru lainnya.

3. Brand Awareness Untuk Tingkatkan Nilai Brand dan Nilai Jual

Branding yang bagus tentu saja akan meningkatkan brand awareness. Lebih lanjut apabila brand awareness yang baik dibarengi dengan kualitas produk dan layanan, maka efek jangka panjangnya adalah nilai brand dan nilai jual secara keseluruhan juga akan meningkat.

Apabila seseorang telah cocok dengan kualitas serta pelayanan dari merk tertentu, maka ketika harga produk naik, konsumen tetap akan membeli brand tersebut.

Beberapa cara untuk meningkatkan nilai pada brand-mu seperti membuat packaging unik sesuai dengan fenomena yang sedang terjadi, misal adanya packaging bertemakan lebaran, tahun baru, dll. Bisa juga dengan berkolaborasi dengan komunitas tertentu sebagai bentuk kepedulian brand terhadap lingkungan dan masyarakat.

Tahap atau tujuan terakhir dari branding adalah menjadikan konsumen sebagai brand evangelist atau pelanggan setia brand Anda. Sehingga apabila orang membandingkan brand-mu dengan brand competitor, pelanggan setia Anda-lah yang akan ‘membela’ brand Anda.

Begini Cara Meningkatkan Brand Awareness!

Setelah Anda tahu apa itu brand awareness dan manfaatnya, kini saatnya Anda mengetahui cara untuk meningkatkan brand awareness dari merk Anda.

Simak beberapa tips untuk branding berikut ini!

1. Menciptakan Brand Identity

Identitas brand adalah sekumpulan elemen-elemen yang mencerminkan brand Anda secara kesatuan. Elemen-elemen tersebut adalah penciptaan logo, desain visual, cara berkomunikasi, bahasa yang dipakai, kultur, dan juga perilaku brand yang sesuai dengan visi dan misi brand Anda.

Contoh mudahnya adalah penggunaan warna. Warna-warna tertentu dapat mencerminkan kepribadian brand Anda, lho. Misal, brand dengan warna dasar biru secara tidak langsung dapat mencerminkan kepribadian yang dapat dipercaya, karena warna biru dapat memberikan rasa aman pada orang-orang secara psikologis.

Begitu juga dengan penggunaan jenis font, logo, cara berkomunikasi, dan lain-lain. Elemen-elemen tersebut haruslah sesuai dan mencerminkan brand ataupun produk Anda secara keseluruhan.

brand awareness
sumber: orbelo.com

2. Manfaatkan Sosial Media Untuk Menyebarkan Brand Anda

Nampaknya sosial media bagi brand adalah sebuah keharusan di era digital ini. Anda dapat menampilkan konten-konten berkualitas seperti konten edukasi terhadap produk atau brand Anda, atau bahkan dapat juga membuat konten lucu dan menyenangkan bagi audiens Anda. Sosial media hampir berfungsi seperti portofolio brand Anda.

Penting untuk membuat sosial media dengan konten yang baik untuk menjaga branding merk Anda. Beberapa sosial media yang Anda bisa gunakan seperti: Instagram, Facebook, Tiktok, dan juga website.

3. Coba Pasang Iklan Berbayar Sesekali

Setelah Anda menggunakan sosial media dan membuat konten-konten berkualitas, menarik dan sesuai dengan algoritma sosial media tersebut, kini saatnya untuk memberi-tahu orang-orang bahwa brand Anda juga ada di sosial media. Anda bisa mencoba iklan digital seperti Facebook Ads yang terhubung dengan Instagram Ads, ataupun beriklan pada Google Ads untuk menaikkan traffic website Anda. Selain itu, Anda juga bisa beriklan di TV ataupun menggunakan jasa iklan luar ruang seperti beriklan menggunakan billboard, videotron dan lain-lain.

Tujuan, budget, konten, bahkan lokasi dari iklan tersebut pun dapat Anda kustomisasi sesuai kebutuhan Anda sendiri.

4. Kolaborasi Dengan Influencer

Anda juga bisa berkolaborasi dengan KOL (Key Opinion Leader) atau influencer untuk mempromosikan merk Anda. Dalam proses branding dan peningkatan brand awareness, amat penting memperhatikan penggunaan KOL yang relevan dan sesuai dengan brand Anda. Sehingga hasil kolaborasi Anda betul-betul sampai pada target pasar Anda, serta brand ataupun produk Anda juga tersampaikan dengan baik dan tepat.

Lalu Bagaimana Cara Mengukur Brand Awareness?

1. Mengukur Brand Impression

Mengukur brand impression merupakan salah satu metrik yang paling sering digunakan untuk mengukur brand awareness. Impression dapat dilihat dari berbagai sosial media yang Anda punya, misal berapa banyak impresi pada sosial media Anda selama kurun waktu tertentu. Biasanya setiap sosial media memiliki pilihan analytics dimana seluruh analitis sosial media Anda akan terlihat. Selain itu, Anda juga dapat melihat engagement pada akun Anda seperti seberapa banyak follower, likes, komen dan juga mention pada akun sosial media Anda.

Apabila Anda beriklan menggunakan jasa iklan luar ruang, Anda dapat meminta analisis impression pada perusahaan penyedia jasa tersebut.

2. Mengukur Website Traffic

Anda dapat mengukur pengunjung website Anda dalam kurun waktu tertentu, dan melihat pada jam berapa atau laman apa yang paling ramai dilihat pengunjung.

Website traffic dapat dilihat dari Google Analytics yang dapat disambungkan langsung dengan website Anda.

3. Mini Survey

Terakhir, Anda dapat mengukur brand awareness dari merk Anda dengan melakukan mini survey di sampel tertentu mengenai kesadaran audiens tentang brand Anda.

Anda dapat memilih beberapa orang random di lokasi tertentu untuk mengisi survey tentang apakah mereka telah mengenal brand Anda, darimana mereka mengenal brand Anda, dan lain-lain1.

Survey ini juga dapat dilakukan oleh lembaga survey, namun tentu saja dengan budget yang lebih mahal pula.

Sebagai media media OOH (iklan luar ruang), Otego selalu berkomitmen untuk terus membantu para client brand menciptakan konsep kreatif, sebuah cara beriklan yang luar biasa, tak membosankan  yang dapat meningkatkan brand awareness dan juga meningkatkan nilai dari sebuah brand.

Otego dapat membantumu memasang iklan di MRT Jakarta dengan banyak pilihan lokasi maupun strategi beriklan. Otego dapat membantumu menjangkau lebih dari 9.000.000 audiens (riset menurut laporan tahunan MRT Jakarta tahun 2020) dengan tingkat brand recall dari audiens setinggi 90% (riset audiens Otego, 2019).

Otego media adalah media iklan luar ruang OOH yang menyediakan semua aspek layanan periklanan di area operasi MRT Jakarta, baik di stasiun maupun di kereta. Untuk keperluan kerja sama, hubungi kami di hello@otegomedia.com